PENGUMUMAN PENDAFTARAN PPGD 2011


Terakhir diperbarui oleh :
Administrator,

Senin 2011-09-17 12:39:00


PENGUMUMAN PENDAFTARAN PPGD 2011

 

Kepada

Segenap Calon Peserta Pelatihan PPGD

STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Sehubungan dengan pelatihan Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) yang dilaksanakan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan kerjasama dengan yayasan Emergency Medical Cervices 119 Daerah Khusus Ibukota Jakarta, maka dengan ini kami informasikan biaya dan pelaksanaan pelatihan sebagai berikut :

Tanggal : 19 s.d 22 Oktober 2011

Tempat : Kampus II STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Jl. Raya Ambokembang No. 8 Pekalongan

Biaya :

Mahasiswa lulus th ini

Rp.

2.050.000,-

Alumni

Rp.

2.150.000,-

Umum

Rp.

2.250.000,-

Disetorkan di counter BSM STIKES Muhammadiyah Pekajangan An. Nuniek Nizmah Fajriyah No. Rek. 2690018741

Pendaftaran paling lambat tgl 15 Oktober 2011 dengan membawa :

  1. Bukti pembayaran di Kantor Administrasi Akademik Kampus 2 Cq. Ibu Widyawati.
  2. Pas Foto Berwarna Ukuran 3 x 4 sebanyak 4 Lembar (Foto Pakaian Bebas Bukan Seragam Bagi Putri Pakai Jilbab)

 

Demikian pemberitahuan yang dapat kami sampaikan.

Terima Kasih.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

 

ttd

Prodi DIII Keperawatan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Nuniek Nizmah Fairiyah, SKp.MKep.SpKMB.

 



DAILY ASSIGNMENT FOR THIRD SEMESTER OF BSN PROGRAM


Terakhir diperbarui oleh :
Mr. Gie',

Senin 2011-09-13 11:53:00


ASSALAMU'ALAIKUM...

 

Selamat bertemu lagi di semester tiga ini dengan kami di mata kuliah askep sistem pernapasan.  Untuk beberapa topik, kita akan menggunakan teknik SCL (Student Centre Learning) "Discovery Learning". Dengan teknik ini mahasiswa diharapkan akan lebih aktif untuk mendapatkan materi sesuai dengan kebutuhan mahasiswa sendiri. Mahasiswa bebas untuk mencarinya dari beberapa sumber yang dapat digunakan seperti textbooks, e-books, atau juga internet. untuk memudahkan recall, mahasiswa diwajibkan membuat laporan tertulis secara berkelompok dengan anggota maksimal 5 (lima) orang. Laporan diketik rapi, dijilid dilampiri sumber pendukung dikumpulkan pada hari sabtu, 17 September 2011 sebelum jam 10.00 WIB.

1. Untuk tugas pertemuan kedua ini (Selasa, 13 September 2011) adalah membuat laporan tentang konsep dasar biomedik dari sistem pernapasan (anatomi,fisiologi, fisika, kimia, dan biokimia).

2. Untuk tugas pertemuan ketiga (Kamis, 15 September 2011) adalah membuat laporan tentang konsep dasar dari proses keperawatan.

Demikian untuk discovery learning pertemuan minggu pertama ini. Keep spirit and good luck... 

 

WASSALAMU'ALAIKUM...

 

Koordinator MK

Sugiharto



Ucapan Idul Fitri


Terakhir diperbarui oleh :
Ar,

Senin 2011-09-09 07:31:00


Ucapan Selamat Idul Fitri

Ucapan ini: Selamat Hari Raya Idul Fitri, Taqobalallahu Minnaa wa Minkum, Minal ‘Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin, merupakan ucapan yang biasa disampaikan dan diterima oleh kaum muslimin di hari lebaran baik melalui lisan ataupun kartu ucapan idul fitri. Ada dua kalimat yang diambil dari bahasa arab di sana, yaitu kalimat ke dua dan tiga. Apakah arti kedua kalimat itu? Dari mana asal-usulnya? Sebagian orang kadang cukup mengucapkan minal ‘aidin wal faizin dengan bermaksud meminta maaf. Benarkah dua kalimat yang terakhir memiliki makna yang sama?

Para Sahabat Rasulullah biasa mengucapkan kalimat Taqobalallaahu minnaa wa minkum di antara mereka. Arti kalimat ini adalah semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian. Maksudnya, menerima amal ibadah kita semua selama bulan Ramadhan. Para sahabat juga biasa menambahkan: shiyamana wa shiyamakum, semoga juga puasaku dan kalian diterima.

Jadi kalimat yang ke dua dari ucapan selamat lebaran di atas memang biasa digunakan sejak jaman para Sahabat Nabi hingga sekarang.

Lalu bagaimana dengan kalimat: minal ‘aidin wal faizin? Menurut Quraish Shihab dalam bukunya Lentera Hati, kalimat ini mengandung dua kata pokok: ‘aidin dan faizin (Ini penulisan yang benar menurut ejaan bahasa indonesia, bukan aidzin,aidhin atau faidzin,faidhin. Kalau dalam tulisan bahasa arab: من العاءدين و الفاءيزين )

Yang pertama sebenarnya sama akar katanya dengan ‘Id pada Idul Fitri.  ‘Id itu artinya kembali, maksudnya sesuatu yang kembali atau berulang, dalam hal ini perayaan yang datang setiap tahun. Sementara Al Fitr, artinya berbuka, maksudnya tidak lagi berpuasa selama sebulan penuh. Jadi, Idul Fitri berarti "hari raya berbuka" dan ‘aidin menunjukkan para pelakunya, yaitu orang-orang yang kembali. (Ada juga yang menghubungkan al Fitr dengan Fitrah atau kesucian, asal kejadian)

Faizin berasal dari kata fawz yang berarti kemenangan. Maka, faizin adalah orang-orang yang menang. Menang di sini berarti memperoleh keberuntungan berupa ridha, ampunan dan nikmat surga. Sementara kata min dalam minal menunjukkan bagian dari sesuatu.

Sebenarnya ada potongan kalimat yang semestinya ditambahkan di depan kalimat ini, yaitu ja'alanallaahu (semoga Allah menjadikan kita). Jadi selengkapnya kalimat minal ‘aidin wal faizin bermakna (semoga Allah menjadikan kita) bagian dari orang-orang yang kembali (kepada ketaqwaan/kesucian) dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah). Jelaslah, meskipun diikuti dengan kalimat mohon maaf lahir batin, ia tidak mempunyai makna yang serupa. Bahkan sebenarnya merupakan tambahan doa untuk kita yang patut untuk diaminkan.



        Copyright © 2015 STIKES Muhammadiyah Pekajangan. All Rights Reserved.